Mereka begitu bahagia di hari pertama musim hujan. Atau ada yang merasa sedih karena hujan turun? Entah. Yang kutahu. di setiap tetes air hujan menyimpan berjuta kenangan. Aku yakin, lebih banyak mereka yang bahagia saat hujan turun.
"Tak pernah terbayangkan hal ini terjadi padaku. Yang menemukanmu pada musim hujan"
Begitukah seharusnya yang didengar olehmu? Lebih baik tidak usah mendegar apapun tentang ini, setuju?
Awalnya diri ini biasa saja. Hari demi hari, minggu demi minggu...
Semua berubah. Sampai pada waktu dimana harus berbicara denganmu.
"Pikiranku ternyata salah, dirimu jauh lebih baik daripada yang kukira."
Kemudian, simpati datang kepadaku. Lalu kita bertemu kembali, tapi maaf....aku merasa tidak nyaman dengan semua ini. Akhirnya kuputuskan untuk kembali dengan sikapku yang awal.
Aneh? Ya. Aku pun berpikir begitu.
Entah aku yang masih labil atau semua sudah direncanakan-Nya seperti ini?
Who knows?
Who knows?
Aku hanya bisa menjalankannya dengan sepenuh hati.
Tiba-tiba, ada yang tidak beres dengan diriku. Aku bertanya-tanya sendiri.
"Mengapa senang tiba saat dirimu memanggil namaku?"
"Mengapa aku terdiam saat bertemu denganmu?"
"Mengapa semua ini terjadi?"
Sekarang dirimu mulai terbayang-bayang olehku. Tak seharusnya seperti ini, aku tahu...
Maafkan aku menyembunyikan perasaan yang membingungkan ini.
Akan kukunci di suatu tempat tanpa ada seorangpun yang tahu.
Maafkan aku menyembunyikan perasaan yang membingungkan ini.
Akan kukunci di suatu tempat tanpa ada seorangpun yang tahu.
Pada musim hujan mengapa setiap orang jatuh cinta?
"Apakah termasuk diriku?"
"Apakah termasuk diriku?"
Lovember♥
Inspired: Aru Aki no Hi no Koto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar