Hai kamu, apa kabar? Baik-baik kan? Alhamdulillah, bagus dong. Terus jaga kesehatan ya! Aku udah lama gak cerita ya? hahaha, gak deng, baru sebulan yang lalu kok tentang pengalamanku. Kalau yang ini juga sama sih, tapi pengalaman 3 minggu yang lalu.
Tepat awal November aku sedang menjalani ujian formatif, nama lainnya sih UTS. Jangan tanya aku ya...entah kampusku yang memberi nama seperti itu. Selepas ujian, seperti biasa, aku pulang ke Bekasi naik bis, karena esoknya libur panjang & tidak ada praktikum. Yes! #fyi, jarang-jarang kampusku libur sehabis ujian. Apalagi untuk anak rantau, libur empat hari itu bagaikan......... ya, walaupun aku bukan anak rantau (sesungguhnya) sih.
Ini kali keduanya, aku melihat anak-anak kecil di pinggir jalan sedang mengangkat ibu jari mereka sambil tersenyum riang dan bergoyang, seperti menyapa para penumpang bis, pikirku yang duduk di bangku ke-2 dari depan. Bukan itu, bukan untuk sekedar menyapa para penumpang ataupun supir dan kondektur, melainkan untuk mencari kesenangan dengan cara yang mudah, mendapatkan kebahagiaan bersama orang-orang tersayang, itu saja menurutku.
Tahu mengapa?
Karena saat mereka menghampiri dan berbicara dengan pak supir, seperti memberikan sinyal. "Pak, nanti ya di sana. Jangan kelewatan. Beneran ya, Pak." Kira-kira seperti itu permintaan salah satu wakil dari mereka, yang terus-menerus membujuk pak supir. Aku & ibu-ibu yang berada di sebelahku tidak sengaja mendengar percakapan mereka, karena duduk di bangku paling depan. Lucu, gemas, melihat anak itu, sampai kami pun tersenyum dan saling bertanya apa yang diinginkannya.
Jujur, saat itu, aku tidak tahu apa yang diinginkannya. Sampai bis mulai melaju, tepat sebelum di depan gerbang tol, mereka serentak tersenyum sambil mengacungkan jempol, setelah itu pak supir menyalakan klakson yang berirama dengan volume (menurutku sih lumayan) kencang. Setelah masuk tol, ada team 2, sama seperti sebelumnya, setelah klakson berbunyi, mereka berlompat-lompatan. high five satu sama lain.
I got it! Mereka senang saat mendengar suara klakson bis yang dinyalakan oleh pak supir.
Tanpa sadar, senyum menghiasi bibirku. Perasaanku..... aku tidak tahu harus menjelaskannya bagaimana. Aku sudah kehabisan kata-kata. Kamu tahu? Aku merasa beruntung melihat kejadian ini. Aku bahagia. Mendapatkan nikmat yang tidak terduga, kebahagiaan.
"Tidak perlu mencari kebahagiaan, jika kebahagiaan terbesar ada di dekat kita." -N
"Tidak perlu mencari kebahagiaan, jika kebahagiaan terbesar ada di dekat kita." -N
Tidak perlu hal besar untuk membuat diri bahagia. Bahagia itu simpel, sederhana, dan mudah dimengerti. Semoga tidak sulit untuk dijalani. Kebahagiaan seseorang juga bisa menjadi kebahagiaan sendiri, bukan?
![]() |
| ini foto kesukaanku. kalian bahagia melihatnya, bukan? :) |
Kamu, harus selalu bahagia, apapun yang terjadi.
Janji ya?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar