Assalamu'alaikum...
Hai anak remaja yang sedang mencari jati diri. Apa kabar? Apa sudah melakukan yang kau inginkan? Jangan ragu, lakukan sekarang! *memotivasi diri sendiri* Pasti kalian punya cita-cita, kan? Pekerjaan yang begitu kalian impikan selama ini atau sesuatu hal yang ingin kalian lakukan nantinya. Jangan ditanya deh, pasti pada jawab "iya".
Setiap cobaan pasti ada jalan, setiap jalan pasti ada hambatan, setiap hambatan pasti ada penghambat. Merasakan hal yang sama? Tunjukkan gigimu!(?) Hanya sekedar share nih, hm atau cerita ya? Begitu deh pokoknya.
Sebel, kesel, kecewa dan mungkin agak sedikit marah. Kenapa ya mereka melihat sesuatu hal hanya dengan prioritas yang selalu menjadi tolak ukur "remaja"? Padahal kan gak semua remaja di dunia, di Indonesia atau dimana pun para remaja berada memiliki kemampuan yang sama. Setuju? Tapi anehnya, rata-rata orang yang lebih mengenal asam garam daripada gue, pemikirannya begitu. Salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue? -,- Rasanya mau banget nunjukin kemampuan yang lebih. Niat udah ada, tapi dukungan? Gak dapet. Itu sama aja bikin runtuh. But, I never give up! *ceilah*
Pernah beda pendapat? Pasti sering. Kalo sama temen? Selalu. Sama orang tua? Hm...
Kejadian yang wajar dan selalu melibatkan hampir seluruh remaja di dunia, khususnya di Indonesia. Rasanya gimana guys? Mau mempertahanin pendapat sendiri yang menurut diri sendiri itu baik, tapi belum tentu baik menurut orangtua. Khususnya masalah cita-cita. Ini, Allah aja yang ngatur. Kita sebagai kaum yang bertaqwa kepada-Nya hanya bisa berdoa, berusaha, berjuang, dan pasrah. Allah tahu yang terbaik untuk kita.
Jangan putus asa, apa lagi putus semangat. Cita-cita bagaikan bagaikan pohon. Kalo lo rajin ngerawat pohon, pohon itu bakal berbuah. Nah cita-cita sama, kalo lo rajin, usaha, dan berdoa, insya Allah semuanya akan terwujud. Aaamiiiiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar