Selasa, 06 Maret 2012

Ada cobaan, ada pertolongan

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrahkatuh!


Hari ini, dari awal berangkat sekolah dengan bawaan tas berisi buku-buku pelajaran, map yang berisi berkas-berkas NASA, kantong plastik yang isinya kostum nasyid dan memakai helm. Rempong banget ya? Pagi-pagi udah dapet nasihat dari ayah tercinta "Kak jangan gitu bawa mapnya nanti jatoh". Aku pun meng-iya-kan. Langsung capsus ke sekolah tercinta dan memasuki kelas tersayang. Tiba-tiba inget tugas LPJ-ku yang aku titipkan di fotocopy sebrang sekolah dan minta anterin Yuyun.

Masuk ke jam pelajaran Bahasa Sunda, Bu Tine gak masuk, otomatis kelas gak ada guru. Aku, Yuyun, Tanri, Kiky dan Denis meluncur ke Masjid dan kami main Qasidah! Aku yang masih awam banget pasti ketawa-ketawa mainnya, tapi Allah mengizinkan aku main 2 lagu dengan lancar :p kami pun nekat main marawis *pangketimprangketimprung* semua ngaco mainnya. Tapi...tiba-tiba salah satu pemain marawis anak IPS, dateng ke Masjid, dia bilang "Eh kirain yang ikhwan lagi pada main marawis". You know rasanya main asal-asalan tapi itu ikhwan ngira yang main marawis bukan akhwat? AAAAAAAAA SENENG!!! Alhamdulillah o:)

Bel pun terus berbunyi, kami kira masih pelajaran kosong, lanjutin deh. Tiba-tiba pas ngeliat depan kelas "Loh kok sepi?" "...." Semua langsung pake sepatu. Ini bagian paling mengejutkan! Pak Par lewat! LEWAT DEPAN MASJID! Kami diam "..." langsung lari ke kelas. Waduuuh, ini sih namanya cabut jam pelajaran matematika, eeettsss tapi gak disengaja loh. Alhamdulillah gak diabsen dan Pak Par masih ngebahas materi kemarin ;;)

Sepulang sekolah, aku, Yuyun, Tanri dan Arini mau jengukin Hamzah (kelas X, panitia LCT Islami, pengisi acara, nasyid, anaknya Bu Tine) *inget Bu Tine kan?*. Tapi ada pengajian kelas XI IPA 3-5. Kami pun nekat meminta izin dengan Pembina IKRAM. *jengjeng* gak dibolehin... :"(dengan rasa kecewa dan harus berlapangdada, aku, Yuyun, Tanri dan Arini yang lagi megang Al-Qur'an langsung deh baca Al-Qur'an, dengan maksud menenangkan hati. Beberapa menit kemudian, atas izin Allah......kami diizinin jenguk Hamzah :"D Alhamdulillah.

Tiba dirumah Yuyun...
"Yusef mana?"
"Loh tadi bukannya sama kamu?"
"Nggak, aku isi bensin." *PANIK* dan akhirnya muter balik ke sekolah *gapapa gak bete*

Setelah sampe sekolah, dia gak ada. Langsung aku berempat menuju RS Kartika Husada, di Tambun. Tanri memimpin dengan membawa motor didepan, ketika sejajar...

Diperjalanan menuju Rumah Sakit...
"Ta, aku kan gatau jalan"
"..." *ngebut*
Bermodal nekat dan bermodal tanya orang-orang, kami nyasar ke Kalimalang. Aduh itu mah udah ngelewatin Tambun -_- Udah nyasar, gatau jalan, tetep aja nekat dan itu hampir 1 jam.

Tiba di rel kereta api...
Tanri sama Arini udah duluan. Aku sama Yuyun terjebak didalam pembatas rel kereta api.
"Yun.....takut" "Sama...." Alhamdulillah kami masih dilindungi sama Allah {}

Arrived at RS Kartika Husada! Alhamdulillah!
Nanya ke bagian informasi "Mbak, pasien yang bernama Hamzah, diruangan mana ya?" "Masuknya kapan?' "Minggu" "Oh itu di lantai 2, sakura 2" capcus ke sana.

Depan pintu Sakura 2...
Keluarlah bapak-bapak. "Ada apa dek?" "Ini kamarnya Hamzah bukan?" "Bukan, gak ada yang namanya Hamzah" "Oh salah ya Pak? hehe, maaf pak. Makasih" *kabuuuuur* nanya lagi ke bagian informasi, "Mbak, Hamzah di ruangan mana?" "Kristein 3 dek" *lari* "Eh salah.....sakura 3" "Gapapa mbak gak bete" wkwkwk.

Depan pintu sakura 3...
"Assalamu'alaikum" "Wa'alaikumsalam. Eh kalian..." "Hehehe" *berbincang-bincang sampai jam setengah 5 sore. Lalu dikasih makan, pamitan dan capsus pulang.

Di rel kereta api part II...
*prak* dalem hati bilang, bunyi apaan ya? Abaikan deh. Lalu tiba-tiba anak mas-mas yang bilang "Neng, ban motonya pecah tuh" "Hah? Apaan Yun?" "Ban motor pecah, Ta" :O X_X PANIKKKKKK. Alhamdulillah ada tukang bengkel deket situ, jadinya gak perlu dorong :p. Langsung telpon Arin, ngasih tau kabar kalo aku sama Yuyun dapet musibah.

Dibengkel motor...
"Yun, cari warung yuk!" "Ayoook" *udah nyari-nyari gak nemu-nemu warung*
"Oiya, kata Aje kan kalo mau minta sesuatu sama Allah" kataku. "Ya Allah, aku haus, aku mau minum" do'aku.
beberapa detik kemudian....
"Itu tukang pop ice Nat!" kata Yuyun.
"Mana???? Oiyaaaaa. Alhamdulillah Yun :D"

Selesai ban motorku ditambal, "Berapa Pak?" "Enam..." "Enam apa Pak? (dalem hati ngira 60ribu)" "6ribu dek". Yuyun ngasih uang, eh yang keluar 2ribuan-_- pada ketawa deh wkwk. Alhamdulillah motorku sembuh dan sekarang capcus ke sekolah. Langsung latihan nasyid dan...pulang!

Kawanku, ada yang bisa menyimpulkan isi dari ceritaku ini? Berkaitan dengan judul "Ada cobaan, ada pertolongan" ada yang tau nggak?
Aku jelasin ya...
  • Pertama, gak masuk pelajaran MTK gara-gara main marawis sama qasidah di masjid, alhamdulillah gak kena hukum.
  • Kedua, gak diizinin jenguk tapi setelah membaca Al-Qur'an, tiba-tiba kami diizinkan.
  • Ketiga, gak tau rute ke Rumah Sakit Kartika Husada, mesti nyasar dulu, muter-muter gak jelas. Alhamdulillah ketemu juga.
  • Keempat, dapet rezeki dikasih makan :p *jujur ya pada belum makan siang loh*
  • Kelima, ban motor bocor, alhamdulillah bengkel deket dan murah.
  • Keenam, ketika aku haus banget, Allah ngasih tau tukang pop ice lewat mata Yuyun.
  • Ketujuh, alhamdulillah masih sempet latihan nasyid :)
Akhi, Ukhti, apapun yang terjadi tetap tawakal dan selalu meminta kepada Allah. Allah kan Maha Pendengar Lagi Maha Mengetahui. Allah akan senantiasa membatu kita, asalkan kita mengerjakan apa yang diperintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang-Nya ☺

Nah, sekarang udah pada tau kan betapa hebatnya Allah Azza wa Jalla? Semua yang kita inginkan pasti akan dikabulkan oleh Allah, insya Allah tetapi apabila itu memang yang kita butuhkan dan yang benar-benar terbaik untuk kita.

 Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh!

Senin, 20 Februari 2012

Sahabat-sahabatku...

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatuh!

Apa kabar para sahabatku? Semoga kalian selalu berada didalam lindungan Allah Azza wa Jalla dan senantiasa menujunjung kekasihku, Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam :)

Wah nggak kerasa ya, kita beda kelas hampir 1 tahun. Kalian baik-baik ya dikelas masing-masing, jangan bikin rusuh :p Oiya, kerjain pr dan selalu belajar, jangan kayak aku *muka melas* wkwk.

Gimana teman-teman baru kalian dikelas masing-masing? Pastinya asyik-asyik dan seru dong?! Semoga mereka bisa menjadi sahabat yang seutuhnya untuk kalian dan menjadi jembatan sebagai penghubung kalian dengan Allah Azza wa Jalla serta Nabi Muhammaad Shalallahu 'Alaihi Wassalam :)

Mau banget deh kumpul dan main sama kalian lagi, tapi aku sendiri belum tau kapan waktu yang tepat. Ya karena tugas-tugasku sangat sayang kepadaku, nempel terus deh :p

Anggap saja, ini sebagai balasan suratku untuk kalian. Sebenernya ini surat ke-2 untuk kalian dari aku, tapi surat yang pertama itu hanya aku dan Allah yang tau.

Aku mengharapkan pengertian dari kalian semua. Aku yakin tanpa aku minta, pasti kalian sudah melakukannya *AMIN

Segini dulu ya surat dariku, mungkin suatu hari nanti kita bisa kumpul bareng-bareng. Terima kasih atas perhatian dan pengertian kalian. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh!


Salam sayang dari sahabat kalian <3

Minggu, 22 Januari 2012

Curhat sedikit


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh!

Akhir-akhir ini, mungkin aku berbeda dari biasanya. Aku selalu memikirkan hal itu. Hal yang mungkin seharusnya tidak aku pikirkan. Tetapi aku ingin tau jawaban dari semua pertanyaanku tentang hal itu. Hal itu membuatku bertanya-tanya didalam benakku, "Kenapa bisa seperti ini?" Bahkan teman-temanku juga heran mendengarkan berita tentang hal itu. Mungkin aku terlalu penasaran dan bisa dibilang "KEPO" untuk hal yang satu ini. Ya, tapi aku merasa harus tau jawabannya. Andaikan didunia ini ada alat yang bisa menjawab semua pertanyaanku dan rasa penasaranku ini. Mungkin sekarang aku sudah mengetahuinya, tapi ya itu "andaikan". Ah jangan terlalu bermimpi dengan adanya alat seperti itu. Sekarang aku harus menemukan semua jawaban yang aku butuhkan.

Dikepalaku terlalu banyak huruf dan angka yang bersatu membentuk berbagai macam pertanyaan tentang hal itu. Tapi, apa dayaku di kroyok mereka (huruf&angka) sedangkan aku hanya sendiri?! Aku berharap semua jawaban itu semua cepat datang kepadaku agar aku tau apa yang harus aku lakukan untuk diriku dan (titik-titik) isi sendiri-_-

Jadi curhat gini ya? Hem.....gapapalah sekali-kali eh banyak juga gapapa kan ya? Ya dong ;p makasih loh udah maubaca postingan ini yang......agak sedikit curhat wkwk.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh!

Kamis, 22 Desember 2011

Selamat Hari Ibu♥

Assalamu'alaikum,
Hari ini kita semua merayakan hari Ibu. Bertepatan pada tanggal 22 Desember. Disini, aku mau mencurahkan isi hatiku untuk ibuku tercinta.


Ibu,
kaulah malaikat yang pertama bagiku,
kaulah yang selalu ada disetiap do'a ku,
kau yang tulus mencintaiku,
dan kau motivator terbesarku.


Ibu,
suaramu bagaikan nyanyian yang indah untukku.
matamu bagaikan sinar yang memancarkan indahnya bumi.
tawamu adalah kesejukkan untuk hatiku,
dan air matamu adalah kesedihanku yang luar biasa untukku.


Ibu,
Maafkan aku jika aku sering menyakitimu,
membuat amarahmu masuk ke dalam jiwamu,
membuat air matamu jatuh ke pipimu,
dan mengecewakanmu terus-menerus.


Ibu,
diamku artinya lebih dari seribu kata aku ingin ucapkan padamu,
marahku artinya aku sangat menyayangimu,
tangisanku artinya aku sangat menyesali perbuatanku yang telah membuatmu kecewa,
dan tawaku artinya aku bahagia dan bersyukur memiliki ibu sepertimu, Ibu.


Oh ibuku, engkaulah wanita yang kucinta selama hidupku. Pengorbananmu tanpa balas jasa. Ya Allah, ampuni dosanya dan sayangilah seperti ia menyayangiku. Berilah ia kebahagiaan didunia juga diakhirat

Wassalamu'alaikum.

Sabtu, 17 Desember 2011

:')

Rasanya, aku ingin menangis sekencang dan selama mungkin.
Rasanya, aku ingin teriak sekeras dan berulang kali.

Seharusnya aku tidak boleh seperti ini!
Aku harus kuat! Aku tidak boleh lemah!



Tapi, bagaimana rasanya jika kamu menyayangi seseorang,
Tetapi kamu tidak bisa memberikan perhatian, nasehat, dan semangat kepadanya?


Tahukah kamu rasanya jika sejak awal ingin menyayangi orang tersebut,
kamu hanya boleh mengenalnya, berteman dengannya, dan tidak mengharap lebih padanya?


Apakah yang akan kamu lakukan, jika semua teman-temanmu telah memberikan peringatan sejak awal bahwa kamu tidak akan mendapatkan apa yang kamu inginkan darinya?


Sekarang rasa itu tumbuh...tumbuh melebihi perkiraanmu sebelumnya.
Sementara, kamu harus menahan rasa itu. Tahukah kamu rasanya?


Mungkin jawaban kalian sama sepertiku.
Tapi aku disini sedang berusaha untuk tetap menjaga hatiku, sebaik mungkin.


Untuk seorang ikhwan yang sedang berjuang keras mencapai satu tujuan, jangan pantang menyerah!
Aku yakin kamu pasti bisa! Buktikan bahwa kamu layak dan pantas!


Istirahat yang cukup dan lakukan yang terbaik untuk kesembuhanmu!
Syafakallah :')